Selamat Datang di Blog Didik Harianto

Yang Terserak di Ujung Penaku…

Aku Disini Untukmu

Posted by didikharianto pada Januari 1, 2007

Sebuah cerita tentang keabadian kita

Akan menjadi prosa terbaik yang pernah kutulis,

Saat tubuh kita begitu lekat berdekap dalam tangis,

Bersama,

kita pasrahkan satu-satunya jiwa yang mengalir ke pangkuan yang maha.

Kita sama tahu,

Keabadian adalah nama lain dari kesepian,

Tapi tahukah kamu, pendampingku.

Kesepian telah tiada dari ritus waktuku,

Sejenak,

Sesaat setelah kutahu namamu.

Kusadari, niscaya hidup tidak akan lengkap jika hanya berisi warna putih saja.

Kaupun dengan segala angkuh dan sombongmu,

Pernah meludah di depan jarum-jarum kecil waktuku

Perih memang, sakit memang,

Gumamku waktu itu,

Tapi percayalah, pendampingku

Aku tidak akan membelakangimu melambaikan kalimat-kalimat perpisahan

Sebalikya,

Aku akan menghampirimu dengan untaian maafku.

Karena kutahu,

Kamu melakukan itu karena kamu menyayangiku,

Kamu tidak ingin aku bermain di lembah hitam.

Yang kutahu,

Aku,

Kamu,

Satu,

Itu saja…

 

 

Dibacakan di Launching TARA FM, 2006

Satu Tanggapan to “Aku Disini Untukmu”

  1. Al.jumah said

    Qamu
    aku
    adlh satu
    jiwa bku bknlh jwban utk qu
    lmbah hitam mnari sepi d blik kalbu.
    Dekpan y dulu mengiayang d bnak q.
    Hinga qu tahu it mimpi y mnemani mlm qu.
    Kmu
    aku
    terjbak bisikkan ego y merayu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: