Selamat Datang di Blog Didik Harianto

Yang Terserak di Ujung Penaku…

Sosok yang Bimbang

Posted by didikharianto pada Januari 1, 2007

Ketika kau patahkan keinginan, itulah awal penderitaan yang harus dijalani dan satu hal engkau tak pernah menyesalinya, entah apakah memang kehadiranku untuk saat ini tidak berarti lagi atau……….

Aku mencoba menulis semua ini sebagai pengantar bahwa apa yang terjadi dalam ritus-ritus waktuku adalah lentingan kekecawaan, syarat dari sebuah penderitaan adalah penindasan, dan itu sudah kau lakukan…!!!

Aku tak tahu apa dan bagaimana semestinya yang harus kulakukan, menunggu sesuatu yang terkadang tak pasti merupakan hal yang sia-sia. Entah apa yang sebenarnya menjadi kemauanmu, satu sisi kau tawarkan cinta, rindu. Namun, sisi lain kau antarkan aku pada realita yang berlawanan. Sementara perasaanku semakin mendera, cemas, takut dan entah apalagi yang kurasakan. Baru kali ini aku tergilakan oleh yang terjadi. Terkadang menjadi sangat kalut, khawatir, dan was-was di atas apa yang kau lakukan. Aku merasa benar-benar butuh denganmu. Aku merasa sangat mencintaimu, hal itu semakin tegas ketika aku dibuat gila oleh perasaanku.

Aku memang pernah jatuh cinta sebelumnya, namun tidak seperti yang sekarang ini. Entah apa jadinya ketika engkau benar-benar harus meninggalkanku, mematahkan perasaanku dengan kalimat perpisahan.. aku sangat ngeri mendengar kata-kata itu. Ahh… sudahlah, aku hanyalah sosok yang bimbang…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: