Selamat Datang di Blog Didik Harianto

Yang Terserak di Ujung Penaku…

Untukmu, Bith…

Posted by didikharianto pada Januari 1, 2007

Kurasakan pula detak kesedihan itu,

salah satu bagian tubuhku tersentuh,

selaksa air mata tak jadi tertumpah,

buliran air bening masih belum sempurna mengaliri dua tepian pipiku,

wajahnya kuyu,

sempat sedikit tersungging senyum di pojokan bibirnya,

sesaat,

setelah beberapa teman menghiburnya.

Saudaraku, inilah hidup,

inilah maha scenario yang telah disiapkan sejak zaman azali,

jauh,

jauh sebelum Ayah Bunda menghembuskan nafasnya untuk menghadirkan kita ke dunia,

tinggal bagaimana rasa keberterimaan

kita saja menerimanya.

Saudaraku,

inilah hidup,

yang pasti akan sampai di muaraNya,

entah kapan…

Kediri, 1 Mei 2006, 13:01

untuk Metha, sabar ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: